Selamat Datang di HawaHenna Website

Sekarang HawaHenna melayani jasa lukis Henna untuk pesta dan pernikahan, galeri henna, dan toko online, Klik link di atas untuk info lebih lanjut

HAWAHENNA GALLERY

Klik Link di atas untuk melihat koleksi desain henna dari HawaHenna (COMING SOON)

HawaHenna Shop

HawaHenna menyediakan henna powder dan pasta. Untuk info lebih lanjut klik link di atas yaa

HawaHenna Body Art

HawaHenna melayani jasa lukis henna untuk keperluan pernikahan dan pesta. Klik link di atas untuk info lebih lanjut (COMING SOON)

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label tips henna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips henna. Tampilkan semua postingan

13 Oktober 2011

Cara Menyimpan Henna Pasta

Henna pasta biasanya tidak langsung habis digunakan, untuk menyimpannya agar kualitas tetap bagus, maka henna pasta dapat disimpan di lemari es, dengan kondisi tertutup. Lihat contoh berikut :

Menyimpan sisa henna pasta dengan menutup ujungnya dengan selotip

Simpan semua henna pasta yang belum dipakai didalam kantung plastik, tutup rapat dengan selotip

14 Juni 2011

Kesalahan yang biasa terjadi saat Membuat henna pasta

Kesalahan merupakan pengalaman yang baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Sebagai newbie dalam per- henna-an, saya yakin banyak yang sekali menemui ketidak berhasilan. Biasanya kesalahannya sebagai berikut :

1. Warna tidak keluar

Biasanya ini terjadi karena gula dicampur bersamaan dengan air jeruk nipis saat membuat adonan. Sebaiknya campurkan jeruk nipis dulu, diamkan sampai 8-12 jam baru masukkan gula lalu diamkan lagi 8-12 jam.

2. Adonan yang keluar dari cone ada cairannya

Adonan yang dibuat jika keluar cairan berarti adonan tersebut kebanyakan cairan (jeruk nipis/air teh). Jika hal ini terjadi berarti kemungkinan untuk meng-henna jadi susah. kalau ditambahkan henna bubuk pun warnanya justru menjadi tidak keluar. daripada henna yang dibuat terbuang, sebaiknya digunakan untuk rambut :)

3. Adonan yang keluar terdapat gumpalannya, mengakibatkan henna tidak lancar keluar


Kesalahan ini biasanya disebabkan karena hal yang sama seperti kesalahan pada nomor 2. Adonan kelebihan cairan. Memang sepertinya adonan sudah dibuat kental, tapi terkadang adonan sedikit mencair ketika didiamkan. Jadi antisipasinya di kemudian hari tambahkan takaran henna bubuk saat membuat adonan. Tapi bisa juga karena henna nya belum tersaring sempurna (unfiltered), atau proses mengaduk adonannya kurang lama.

3. Adonan susah keluar.

Ini terjadi jika adonan yang dibuat terlalu kental.

4. Adonan terputus putus saat digunakan untuk mendesain.

Henna pasta jika terputus putus akan mengganggu saat proses desain, jadi jangan lupa tambahkan dextrose (gula/madu) saat membuat adonan, atau tambahkan lagi takaran gula pada adonan di kemudian hari.


12 Juni 2011

Experimen produk Henna powder India

Begitu banyak produk henna powder di India, yang pernah saya coba baru 3 brand ini.
Pakeezah Henna Powder

Ayur Rajasthani Henna Powder



SM Heena Henna powder

Dengan menggunakan resep berikut :


Setelah -+ 5 jam didiamkan, berikut hasilnya 8 jam kemudian setelah henna di lepas:


 dari kiri ke kanan : Pakeezah, Ayur, SM Heena

Hasilnya tidak terlalu berbeda. tapi SM Heena memiliki hasil yang lebih hitam dibanding dengan yang lain




19 Mei 2011

Perbedaan Henna pasta instan dengan home made

Henna pasta instan adalah suatu produk henna yang sudah diolah menjadi pasta sehingga bisa langsung dipakai. Banyak sekali produk henna pasta yang sudah dijual di pasaran, misalnya Rani, Arzoo, Nasreen. Tapi kebanyakan produk tersebut berasal dari luar, timur tengah, india, pakistan.

Seperti produk2 lainnya yang merupakan produk instan, sepertinya tidak mungkin jika produk yang dihasilkan tanpa campuran bahan kimia (ini hanya sugesti saya lo ya), karena saya bukan seorang scientist jadi saya belum bisa melakukan eksperimen sendiri. Saya hanya mengamati hasil produk tersebut ketika saya menggunakannya.

Saya tidak menggunakan produk2 di atas, tapi saya menggunakan henna pasta instan india yang dijual di pasaran (dijual di india, bukan di indonesia). berikut hasilnya :
  1. Saya tidak punya freezer, jadi ya henna cone tersebut cuma saya simpan di ruangan biasa dalam keadaan tertutup rapat, karena kalo tidak rapat, henna akan cepat mengeras. Dalam kurun waktu 1 bulan, cone tersebut saya pakai berulang kali, soalnya setiap 1x pakai tidak langsung habis lalu disimpan lagi dan hasil yang dikeluarkan tetap bagus. 
  2. Penggunaan henna hanya dalam waktu 1 jam saja setelah dilepas hasilnya sudah bagus tanpa harus menunggu waktu semalaman (warna gelap mendekati coklat)
  3. Selang beberapa hari, ketika henna akan menghilang, kulit yang terkena henna seperti mengelupas seperti ketika kulit terkena tip-ex atau cat (tapi tidak ada rasanya kok, cuman terlihat warna kulit yang terkena henna retak2). belum sempat kasih lihat fotonya.menyusul ya insyaAllah.
  4. Saya coba menggunakan henna homemade dan instan dalam waktu bersamaan, kedua produk tersebut menghilang dalam waktu yang bersamaan pula.

Ketika saya menggunakan henna yang saya buat sendiri, berikut pengamatan yang saya hasilkan :
  1. Henna yang saya simpan sama seperti yang saya lakukan dengan henna instan, hasilnya sangatlah berbeda, henna homemade hanya bisa digunakan 1-2x pakai saya. bertahan kira2 paling lama1 minggu di luar freezer
  2. Henna homemade tidak langsung mengeluarkan warna yang bagus (warna tidak terlalu gelap) ketika didiamkan dalam waktu singkat. saya mencoba diamkan hanya dalam waktu 1 jam di tangan, hasilnya tidak sebagus ketika menggunakan henna instan.
  3. Selang beberapa hari akan menghilang dari kulit, kulit yang terkena henna tidak seperti retak, hanya  warna nya saja berubah menjadi orange muda.
    Melihat perbedaan hasil di atas, hmm...saya tidak ingin menyimpulkan, karena hasil yang saya lakukan belum tentu sama dengan yang lain dan saya juga tidak mempunyai ilmu yang mendukung untuk eksperimen di atas. saya hanya ingin teman-teman juga tahu perbedaannya. untuk memilih produk yang terbaik, sebaiknya memang harus biasa untuk meracik bahan-bahan sendiri karena mengetahui betul apa yang dibuat.

    Saya juga tidak menjelekkan produk2 yang dibuat instan, hanya sebaiknya kita lebih berhati2 karena kita tidak tahu pasti apakah produk tersebut tercampur dengan bahan kimia atau tidak. karena efek menggunakan bahan kimia tidaklah dalam jangka pendek tapi dalam jangka panjang apalagi jika penggunaannya digunakan dalam waktu sesering mungkin.

    Jika teman2 pernah melakukan eksperimen, jangan lupa untuk sharing juga :)
    Saya juga menemukan sebuah note facebook yang mendukung, silakan di baca di sini

    Cara Menghapus Henna yang menempel di kulit

    Untuk memperlancar desain henna, biasanya kita berlatih di tangan sendiri, tapi sayangnya henna butuh beberapa waktu untuk menghilang, paling cepat 5 hari baru bisa hilang. Dengan sifat henna ini membuat latihan kita tertunda..na ada beberapa cara untuk mempercepat hilangnya henna di kulit, misalnya :

    1. Jangan biarkan terlalu lama henna menempel di kulit. Kalau sudah kering, segera hapus lalu siram dengan air, yang penting kita tau hasil desain setelah henna dilepas.
    2. Henna tidak akan langsung hilang dengan digosok setelah dilepas. jadi gosok kulit setelah henna mulai berwarna coklat (kira2 h+2), dengan menggunakan tangan atau bantuan alat seperti batu apung
    3. cuci henna dengan sabun beberapa kali
    dengan perlaukan di atas, insyaAllah dalam waktu 3 hari henna bisa dibersihkan meski tidak bersih sempurna.

    semoga tips ini bisa membantu :)

    27 Juli 2010

    Membuat Henna menjadi lebih gelap dan tahan lama

    Mengaplikasikan henna yang sama dan bahan yang sama, terkadang bisa juga berbeda hasilnya antara satu dengan yang lainnya. ada beberapa hal yang mempengaruhi, yaitu :
    1. panas tubuh seseorang.
    2. jenis kulit
    3. musim. musim dingin akan mempengaruhi desain lebih cepat memudar daripada musim panas
    4. waktu pemasangan. semakin lama henna menempel di kulit maka semakin gelap warna yang akan dihasilkan
    Ada beberapa tips yang bisa dijadikan pegangan untuk membuat desain henna menjadi lebih gelap dan tahan lama.
    1. campurkan lemon juice (jeruk nipis) saat membuat adonan henna, air teh hitam*, essensial oil**.
    2. diamkan selama mungkin (semalaman) henna yang sudah di aplikasikan ke tangan/kaki. sebaiknya tutup tangan/kaki yang sudah diberi henna dengan menggunakan plastik/tissue kamar mandi. Pendiaman cukup dilakukan 6-7 jam.
    3. setelah henna selesai diaplikasikan, berikan campuran larutan lemon juice dan gula pada tangan dengan menggunakan cotton bud/ semprotan
    4. Kebiasaan orang india, memanggang cengkeh dalam wadah besi, kemudian dekatkan desain henna pada asap cengkeh
    5. Menjaga agar desain dalam keadaan hangat.
    6. jangan menghapus henna yang menempel dengan air, tapi gunakan seperti tusuk gigi yang tumpul/alat lain yang semacamnya.
    7. Menggosok area yang terdapat henna nya akan mempercepat hilangnya henna yang menempel. 
    8. Hindari penggunaan sabun sesaat setelah henna dilepas
    9. Setelah dilepas, oleskan minyak pada area yang diberi henna. minyak sayur/essense oil/zaitun. Ini fungsinya untuk menghindari desain terkena air langsung. tapi lebih baik pilih zaitun/essense oil karena tidak terlalu lengket
    * Penggunaan air teh bisa dilakukan dengan memasak air teh kental sampai berwarna hitam dan mendiamkannya semalaman lalu campurkan esoknya dengan henna bubuk.


    ** Essensial oil mengandung bahan Hennotannic acid yang merupakan kunci henna memberikan warna  gelap. Esensial oil yang bisa dipakai : tea tree, cajeput, ravensara, clove bud, and lavender. Yang tidak beresiko mengakibatkan iritasi kulit adalah tea tree, cajeput and ravensara. Tapi yang paling bagus adalah cajeput (kayu putih).

    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

    Share

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More